Cukup lama aku menundukan kepala di atas keyboard laptopku hanya untuk menghindari bergulirnya kristal dari kelopak mataku… mendengar cerita dari seorang kawan yang begitu hebatnya menjalani sebuah proses kehidupan yang sangat saya kagumi membuat hati ini terasa sangat bersalah yang telah menyia nyiakan usaha ke dua orang tuaku.. kutetesi obat mata untuk mengelabuhi teman teman kantor ku… betapa ku sangat egois sangat memaksakan kehendaku kepada kedua orang tuaku yang telah melahirkan menyusui dan membesarkan dengan tanpa lelahnya..
Darimu kawan aku mengingat betapa bodohnya aku.. betapa manjanya aku.. betapa nakalnya aku yang telah menyia nyiakan dan memanfaatkan kedua orang tua karena kebodohan ku… memaksakan sesuatu kepada mereka.. mengeluh.. marah… tapi apa yang mereka berikan ke saya? ngeluh? marah? benci? tidak pernah sekalipun mereka berkeluh kesah.. tapi kenapa aku gak sadar akan hal seperti itu…
Ayah Ibu… saya bangga menjadi anakmu.. maafkan atas kekhilafan yang selama ini… Tak akan pernah terganti kalian di hatiku.. I Love You Mom.. I Love You Dad.. I love You All.. Berikanlah aku kesempatan untuk membahagiakan kalian.. walaupun tak pernah bisa menandingi kasih sayang yang kalian berikan ke aku…
Terima kasih teman.. ceritamu membuatku sadar betapa bodohnya saya… dan sekarang saya hanya bisa menangis mengingat semua hal bodoh yang pernah aku lakukan…. dan aku bangga padamu… bangga… sangat bangga… and proud of you…
antonwahyu@gmail.com
Tak Berkategori |
Ditulis oleh antonwahyu 

